Selasa, 23 November 2010

Cerita Unik dari Belahan Dunia

New York

Maksud hati menitipkan mobil agar aman di tangan profesional, tetapi yang didapat adalah sebaliknya. Sepasang suami istri menitipkan mobilnya di tempat parkir jangka panjang dekat Bandara Kennedy. Mereka menitipkan mobil karena hendak bepergian sementara waktu ke California. Ketika kembali, mata mereka terbelalak karena meteran pengukur jarak di mobilnya bertambah 724 mil. Mereka tidak habis pikir ke mana saja mobil mereka ketika mereka sedang ke luar kota. Ulrich Gunthart mengatakan, dia sangat terkejut ketika melihat lonjakan itu. Hal lain yang mengagetkan, ketika mereka menyalakan mobil itu, musik dari CD mobil seolah mengentak-entak dengan volume maksimal. David Menter, manajer regional pengelola perparkiran AviStar, mengatakan, perusahaannya sedang menyelidiki hal itu. Tetapi, menurut hasil pemantauan awal, tidak ada hal-hal yang mencurigakan. Dia mengatakan, keluhan seperti itu belum pernah disampaikan pelanggannya.

Berlin

Hati-hati jika makan atau minum di pesawat. Sebuah pesawat Ryanair, penerbangan dari Liverpool, Inggris, menuju Poznan, Polandia, harus mendarat darurat di Bremen, Jerman. Penyebabnya bukan karena ancaman bom atau terorisme. Seorang perempuan berusia 56 tahun menumpahkan secangkir kopi panas ke dirinya sendiri. Perempuan itu segera dirawat setibanya di bandara Bremen. Pesawat kemudian lepas landas menuju Polandia. Perempuan itu lalu melanjutkan perjalanan dengan kereta api. Ada-ada saja….

Beaverton

Layanan 911 diutamakan untuk melayani hal-hal darurat. Hingga kini, kondisi darurat masih berbeda-beda. Seorang tunawisma menelepon 911 dari kolam air panas di pinggiran Portland dan minta dikirim handuk dan cokelat panas. Bukannya mendapatkan pesanannya, dia justru dicokok polisi dengan tuduhan telah memasuki rumah orang. Kepolisian Beaverton menyatakan, Mark Eskelsen menelepon 911 dari telepon selulernya dan mengidentifikasikan dirinya sebagai polisi dari Washington. Dia meminta bantuan kesehatan. Kemudian dia mengakui dia bukanlah polisi. Eskelsen mengatakan, dia telah berada di dalam air selama 10 jam dan handuknya basah. ”Saya hanya memerlukan pelukan dan secangkir cokelat panas,” ujarnya. Selain menerobos masuk rumah orang, tuduhan kepada Eskelsen adalah menelepon 911 dengan tidak sepatutnya.

0 komentar:

Posting Komentar